Kamis, 10 Februari 2011

search engine(tugas sekolah)

1. Apakah yang kamu tahu tentang Mesin pencari? dan sebutkanlah manfaatnya!
2. Sebutkanlah Mesin pencari yang paling populer saat ini?
3. Apakah kelebihan dan kekurangan google? dan sebutkanlah penemunya
4. sebutkanlah teknik cara-cara pencarian di google untuk memperoleh data, file dll?
5. Buatlah account di google dan buatlah segala sesuatu yang bisa kamu kerjakan disana!
Jawab
1. tau Manfaatnya Untuk mempermudah mencari sesuatu... Misal mecari suatu web atau tugas...
2. Google, Bing, Yahoo, Amazon, Wikipedia... Dll
3.
Kelebihan Google
-Google bisa digunakan untuk melihat cuaca
Untuk mengetahui cuaca kota-kota besar di seluruh dunia.


- Google bisa digunakan untuk melihat waktu.
Untuk melihat waktu di seluruh dunia

.
- Google bisa digunakan sebagai kalkulator.
Petunjuk penggunaan kalkulator, bisa dibaca di http://www.google.com/help/calculator.html

- Google bisa digunakan untuk mencari konstanta.
Kita bisa mencari nilai sebuah konstanta di Google, misalnya: pi, e, h, G.


- Google bisa digunakan untuk mengkonversi satuan.
Anda bisa mempergunakan Google untuk mengubah satuan ke banyak konversi berbeda.


- Google bisa digunakan untuk mencari definisi kata atau istilah asing.[/b]
Digunakan untuk mencari definisi kata atau istilah asing yang kita inginkan.

- Google bisa digunakan untuk mengkonversi mata uang.
Google juga mampu mengkonversi mata uang, misalnya dari dollar ke rupiah. Namun, pada fitur ini, Anda harus tahu kode mata uang suatu negara.


- Google bisa digunakan untuk melihat tracking number pengiriman anda.
Digunakan untuk melihat tracking number UPS , Fedex atau USPS.

Kekurangan Google
- google adsensenya belum dukung penuh website yang berbahasa indonesia
- Fasilitas filter virus pada link website hasil search engine belum optimal
- Mudah dimanfaatkan hacker/cracker untuk menjebol situs/website
- Sering muncul peringatan ejaan tidak benar padahal kita sudah mengetik menggunakan bahasa Indonesia yang baku, hal ini disebabkan karena database keyword bahasa Indonesia masih belum terupdate sempurna
- Algoritma searchenginenya belum bisa diketahui (karena tidak open source)
Penemunya:

Larry Page dan Sergey Brin – Penemu Google

4. Mas Romi, saya mencoba melakukan pencarian dengan Google, sayangnya hasil pencarian terlalu banyak sehingga saya malah bingung memilih hasil pencarian yang paling tepat. Mohon pencerahan, pencarian yang efektif di Google itu seperti apa? (Ahmad, Padang)
Meskipun Google menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri. Kita bahas yuk, teknik pencarian yang efektif itu sebaiknya seperti apa sih.
Secara umum, jenis pencarian di Google ada dua: Basic Search dan Advanced Search . Basic Search adalah fitur pencarian yang sudah biasa kita gunakan yaitu ketika mengakses langsung google.com.

Sedangkan Advanced Search menyediakan berbagai pilihan fitur pencarian baik untuk operator dasar, file format yang ingin kita cari, bahasa, region, dsb.

Sebenarnya masih sangat banyak fitur pencarian yang bisa kita gunakan, tapi tidak terdapat di menu pilihan Advanced Search. Dengan kata lain kita harus memasukannya query di form pencarian di Basic Search langsung. Nah permainan query dan operator pencarian ini yang sebenarnya akan kita bahas di artikel ini.
FITUR PENCARIAN DASAR
  1. AND: Mencari informasi yang mengandung kedua kata yang dicari. Bisa menggunakan salah satu dari tiga alternatif berikut:
    ukiran jepara
    ukiran AND jepara
    ukiran+jepara
  2. OR: Mencari informasi yang mengandung salah satu dari kedua kata. Bisa menggunakan salah satu dari dua alternatif berikut:
    tahu OR tempe
    tahu | tempe
  3. FRASE: Mencari informasi yang mengandung frase yang dicari dengan menggunakan tanda “”. Contoh:
    “perangkat lunak”
  4. NOT: Hasil pencarian mengandung kata yang di depan, tapi tidak yang dibelakang minus (-). Contoh di bawah akan mencari informasi yang mengandung kata ikan tapi bukan bandeng.
    ikan -bandeng
  5. SINONIM (~): Mencari kata beserta sinonim-sinonimnya. Contoh di bawah akan membawa hasil pencarian: kendaraan (car) dan sinonim-sinonimnya.
    ~car
  6. ASTERIK (*): Karakter pengganti kata. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: ayam bakar pedas, ayam goreng pedas, ayam masak pedas, dsb
    ayam * pedas
  7. TANDA TITIK (.): Karakter pengganti huruf, angka dan karakter tunggal. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat bisa: kopi, koki, kodi, dsb
    ko.i
  8. CASE INSENSITIVE: Pencarian di Google menganggap kapital dan bukan kapital sebagai sesuatu yang sama. Jadi, romi satria wahono , Romi Satria Wahono , atau RoMi SaTrIA waHoNo akan membawa hasil pencarian yang sama
  9. PENGABAIAN KATA: Google mengabaikan keyword berupa karakter tunggal dan kata-kata berikut: a, about, an, and, are, as, at, b, by, from, how, i , in, is, it, of, on, or, that, the, this, to, we, what, when, where, which, with. Apabila kita masih tetap menginginkan pencarian kata tersebut, bisa dengan menggunakan karakter + di depan kata yang dicari (contoh: Star Wars Episode +I ), atau bisa juga dengan menganggapnya sebagai frase (contoh: “Star Wars Episode I” )
  10. I’M FEELING LUCKY: Akan membawa kita langsung menuju ke hasil pencarian pertama dari query kita
FITUR PENCARIAN LANJUT
  1. DEFINE: Mencari definisi dari sebuah terminologi. Dari contoh di bawah, hasil yang didapat adalah berbagai definisi tentang e-learning dari berbagai sumber
    define:e-learning
  2. CACHE: Menampilkan situs web yang telah diindeks oleh Google meskipun sudah tidak aktif lagi. Contoh di bawah akan menghasilkan pencarian kata php pada situs ilmukomputer.com yang ada di indeks Google.
    cache:ilmukomputer.com php
  3. LINK: Menampilkan daftar link yang mengarah ke sebuah situs. Contoh di bawah akan menampilkan daftar link yang mengarah ke situs ilmukomputer.com
    link:ilmukomputer.com
  4. RELATED: Menampilkan daftar situs yang serupa, mirip atau memiliki hubungan dengan suatu situs
    related:romisatriawahono.net
  5. INFO: Menampilkan informasi yang Google ketahui tentang sebuah situs
    info:romisatriawahono.net
  6. SITE: Menampilkan pencarian khusus di suatu situs yang ditunjuk
    java site:ilmukomputer.com
  7. FILETYPE: Menampilkan hasil pencarian berupa suatu jenis (ekstensi) file tertentu. Jenis file yang bisa dicari adalah: doc, xls, rtf, swf, ps, lwp, wri, ppt, pdf, mdb, txt, dsb. Contoh di bawah akan menampilkan hasil pencarian berupa file PDF yang mengandung keyword software engineering
    software engineering filetype:pdf
  8. ALLINTITLE: Menampilkan seluruh kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java programming. allintitle ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan intitle untuk keperluan itu.
    allintitle:java programming
  9. INTITLE: Menampilkan satu kata yang dicari dalam TITLE halaman. Contoh di bawah akan menghasilkan halaman yang memiliki title java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
    intitle:java enterprise
  10. ALLINURL: Menampilkan seluruh kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan programming. allinurl ini tidak dapat digabungkan dengan operator (sintaks) lain. Gunakan inurl untuk keperluan itu.
    allinurl:java programming
  11. INURL:  Menampilkan satu kata yang dicari di dalam URL. Contoh di bawah akan menghasilkan daftar URL yang mengandung kata java dan isi halaman yang mengandung kata enterprise
    inurl:java enterprise
Pencarian yang kita lakukan akan semakin efektif apabila kita mencoba menggabungkan beberapa operator baik yang ada di fitur pencarian dasar maupun lanjut. Misalnya, kita ingin mencari file-file PDF yang ada di situs www.pdii.lipi.go.id . Maka kita gabungkan dua operator menjadi:
filetype:pdf site:www.pdii.lipi.go.id

Dewasa ini permainan query pencarian Google banyak digunakan para hacker dan cracker untuk mencari berbagai informasi, file, dan konfigurasi yang memiliki lubang keamanan. Aktifitas ini terkenal dengan sebutan Google Hacking. Kapan-kapan kita bahas tentang yang satu ini, setelah kita mahir bermain-main dengan berbagai operator pencarian Google.
5.akun google:rianekasaputra@gmail.com

Selasa, 08 Februari 2011

heal the world

There’s a place, in your heart, and I know that it is love
And this place, could be much brighter than tomorrow
And if you, really try, you’ll find there’s no need to cry
In this place, you’ll feel there’s no hurt or sorrow
There are, ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space…
Make a better place…
[Chorus:]
Heal the world, make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me
If you want, to know why, there’s a love that cannot lie
Love is strong, it only cares for joyful giving
If we try, we shall see, in this bliss we cannot feel
Fear or dread, we stop existing and start living
Then it, feels that always, love’s enough for us growing
Make a better world,
And make a better world…
[Chorus]
[Bridge:]
And the dream we were conceived in will reveal a joyful face
And the world we once believed in will shine again in grace
Then why do we keep strangling life
Wound this earth crucify it’s soul
Though it’s plain to see, this world is heavenly,
be god’s glow
We could fly, so high, let our spirits never die
In my heart, I feel you are all my brothers
Create a world, with no fear, together we’ll cry happy tears
See the na – tions turn their swords into plowshares
We could, really get there, if you cared enough for the living
Make a little space, to make a better place…
[Chorus]
[Chorus] ^ (x2)
There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me
(x2)
You and for me (make a better place)
You and for me (make a better place)
You and for me (make a better place)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)
You and for me (heal the world we’re living)
You and for me (save it for our children)

Sabtu, 05 Februari 2011

ninjutsu menurut bahasa jepang

Asal usul ninjutsu

Penasaran ma ilmu bela diri ninjutsu??


kata ninja dalam aksara kanji


Asal usul ninjutsu
Kata ninja terbentuk dari dua kata yaitu nin dan sha yang masing-masing artinya adalah tersembunyi dan orang. Jadi ninja adalah mata-mata profesional pada zaman feudal jepang. Sejarah ninja juga sangat sulit dilacak. Info mengenai keberadaan mereka tersimpan rapat-rapat dalam dokumen-dokumen rahasia.

Ninja juga bisa diartikan sebagai nama yang diberikan kepada seseorang yang menguasai dan mendalami seni bela diri ninjutsu. Nin artinya pertahanan dan jutsu adalah seni atau cara. Kata ninja juga diambil dari kata ninpo. Po artinya adalah falsafah hidup atau dengan kata lain ninpo adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yang menjadi dasar kehidupan seorang ninja. Jadi ninja akan selalu waspada dan terintregasi pada prinsip ninpo.

Ninja dalah mata-mata profesionl di zaman ketika para samurai masih memegang kekuasaan tertinggi di pemerintahan jepang pada abad 12. Pada abad 14 pertarungan memperebutkan kekuasaan semakin memanas, informasi tentang aktivitas dan kekuatan lawan menjadi penting, dan para ninja pun semakin aktif.

Para ninja dipanggil oleh daimyo untuk mengumpulkan informasi, merusak dan menghancurkan gudang persenjataan ataupun gudang makanan, serta untuk memimpin pasukan penyerbuan di malam hari.karena itu ninja memperoleh latiham khusus. Ninja tetap aktif sampai Zaman Edo (1600-1868), dimana akhirnya kekuasaan dibenahi oleh pemerintah di zaman edo

Kemunculan ninja pada tahun 522 berhubungan erat dengan masuknya seni nonuse ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya ninja. Seni nonuse atau yang biasa disebut seni bertindak diam-diam adalah suatu praktek keagamaan yang dilakukan oleh para pendeta yang pada saat itu bertugas memberikan info kepada orang-orang di pemerintahan. Sekitar tahun 645, pendeta-pendeta tersebut menyempurnakan kemampuan bela diri dan mulai menggunakan pengetahuan mereka tentang nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat.

Pada tahun 794-1192, kehidupan masyarakat jepang mulai berkembang dan melahirkan kelas-kelas baru berdasarkan kekayaan. Keluarga kelas ini saling bertarung satu sama lain dalam usahanya menggulingkan kekaisaran. Kebutuhan keluarga akan pembunuh dan mata-mata semakin meningkat untuk memperebutkan kekuasaan. Karena itu permintaan akan para praktisi nonuse semakin meningkat. Inilah awal kelahiran ninja. Pada abad ke-16 ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga. Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan itelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di jepang. Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasia dalam keluarganya saja. Ilmu beladiri yang kemudian dikenal dengan nama ninjutsu. Dalah ilmu yang diwariskan dari leluhur mereka dan atas hasil penyempurnaan seni berperang selama puluhan generasi. Menurut para ahli sejarah hal itu telah berlangsung selama lebih dari 4 abad. Ilmu itu meliputi falsafah bushido, spionase, taktik perang komando, tenaga dalam, tenaga supranatural, dan berbagai jenis bela diri lain yang tumbuh dan berkembang menurut zaman.

Namun ada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa sekitar abad ke-9 terjadi eksodus dari cina ke jepang. Hal ini terjadi karena runtuhnya dinasti tang dan adanya pergolakan politik. Sehingga banyak pengungsi yang mencari perlindungan ke jepang.sebagian dari mereka adalah jendral besar, prajurit dan biksu. Mereka menetap di propinsi Iga, di tengah pulau honsu. Jendral tersebut antara lain Cho Gyokko, Ikai Cho Busho membawa pengetahuan mereka dan membaur dengan kebudayaan setempat. Strategi militer, filsafat kepercayaan, konsep kebudayaan, ilmu pengobatan tradisional, dan falsafah tradisional. Semuanya menyatu dengan kebiasaan setempat yang akhirnya membentuk ilmu yang bernama ninjutsu.

Filosofi ninja
Filosofi ninja adalah meraih hasil maksimal dengan tenaga minimum. Muslihat dan taktik lebih sering dilakukan daripada konfrontasi langsung.

Ninja tidak memiliki status mulia seperti samurai, sehingga ninja bebas melakukan apapun untuk mengatasi masalah tanpa terikat oleh nama baik keluarga dan kehormatan.

lirik lagu bat country

Artist : Avenged Sevenfold
Lirik Lagu : Avenged Sevenfold - Bat Country

Avenged Sevenfold - Bat Country

avanged sevenfold lirik

He who makes a beast out of himself
Gets rid of the pain of being a man

Caught here in a fiery blaze, won't lose my will to stay
I tried to drive all through the night
The heat stroke ridden weather, the barren empty sights
No oasis here to see
The sand is singing deathless words to me

Can't you help me? As I'm startin' to burn
(All alone)
Too many doses and I'm starting to get an attraction
My confidence is leaving me on my own
(All alone)
No one can save me and you know I don't want the attention

As I adjust to my new sights
The rarely tired lights will take me to new heights
My hand is on the trigger I'm ready to ignite
Tomorrow might not make it but everything's all right

Mental fiction follow me
Show me what it's like to be set free

Can't you help me? As I'm startin' to burn
(All alone)
Too many doses and I'm starting to get an attraction
My confidence is leaving me on my own
(All alone)
No one can save me and you know I don't want the attention

I'm sorry you're not here
I've been sane too long my vision's so unclear
Now take a trip with me

But don't be surprised when things aren't what they seem

Caught here in a fiery blaze, won't lose my will to stay
These eyes won't see the same, after I flip today

Sometimes I don't know why we'd rather live than die
We look up towards the sky for answers to our lives
We may get some solutions but most just pass us by
Don't want your absolution 'cause I can't make it right

I'll make a beast out of myself
Gets rid of all the pain of being a man

Can't you help me? As I'm startin' to burn
(All alone)
Too many doses and I'm starting to get an attraction
My confidence is leaving me on my own
(All alone)
No one can save me and you know I don't want the attention

I'm sorry you're not here
I've been sane too long my vision's so unclear
Now take a trip with me
But don't be surprised when things aren't what they seem

I've known it from the start
All these good ideas will tear your brain apart
Scared but you, you follow me
I'm too weird to live but much too rare to die

Sabtu, 22 Januari 2011

the misterious monster"great loch ness monster"

Misteri Monster Danau Loch Ness

Makhluk ini dipercaya hidup di perairan Danau Loch Ness wilayah utara Skotlandia, Inggris. Ratusan orang selama ratusan tahun mengklaim pernah melihat wujud monster menyembul di permukaan danau yang senantiasa tenang itu. Namun hingga kini, monster yang berjuluk Nessie itu tetap menjadi misteri. Apakah monster ini memang ada?
Sejumlah ilmuwan selama puluhan tahun terakhir berupaya keras melakukan serangkaian penelitian terhadapnya, namun Nessie–seperti kebanyakan makhluk legenda lainnya-memilih untuk menyembunyikan identitasnya, mengubur diri di kedalaman danau yang belum terselami hingga ke dasarnya itu.
Kisah tentang Nessie diawali oleh sebuah deskripsi dalam naskah kuno dari abad ke-7. Dalam sebuah catatan tentang rohaniawan Kristen berjudul “Life of St Columba” tulisan Adamnan, ada satu penjelasan mengenai sesosok monster di Danau Loch Ness.
Disebutkan pada tahun 565, rohaniawan St Columba menolong orang-orang Suku Pict (penduduk Skotlandia Kuno) yang tiba-tiba diserang makhluk air raksasa saat berlayar di Danau Loch Ness. Dengan merapal doa dari daratan, St Columba berhasil mengusir monster tersebut.
Sejak itu, tak ada penjelasan lagi soal Nessie, tetapi ia tetap dibicarakan hingga penghujung tahun 1800-an. Lalu di tahun 1930-an, isu kemunculan Nessie kembali ramai diberitakan.
Hal ini sehubungan dibukanya jalan raya di sekitar danau yang memudahkan turis dan petualang melintasi area danau yang memiliki panorama indah itu.
Penampakan
Di abad ke-20, laporan pertama muncul pada April 1933 oleh pasangan suami istri John Mackay yang mengendarai sepedamotor di tepi jalan raya Danau Loch Ness. Mereka mengaku melihat Nessie sedang berjemur di tengah danau.
Kisah menggemparkan merebak pada 22 Juli 1933, saat George Spicer dan istrinya melaporkan penampakan sosok makhluk raksasa melintas di depan mobil mereka di sekitar Danau Loch Ness.
Dideskripsikan, makhluk itu setinggi 1,2 meter dengan tubuh sepanjang 8 meter, leher memanjang mirip belalai gajah sepanjang 3 meteran, sementara kepalanya kecil. Makhluk itu melintas berpuluh meter di depan mobil mereka.
Laporan lain pada 5 Januari 1934, seorang pengendara sepedamotor, Arthur Grant, melaporkan hampir menabrak sesosok “dinosaurus” di tepian utara Danau Loch Ness. Pukul 01.00 dinihari saat purnama, ia terkejut melihat kemunculan leher yang panjang di sisi jalan.
Makhluk itu menatapnya sesaat sebelum beranjak masuk ke dalam air. Ia pun mengejar makhluk itu, namun hanya melihat riapan air di permukaan danau.
Lantas pada 5 Juni 1934, seorang pembantu rumah tangga bernama Margaret Munro mengaku mengamati makhluk raksasa selama 20 menit. Pukul 06.30 pagi, dari jarak 180 meter, ia melihat gerakan di tepi Danau Loch Ness.
Disebutkannya, “monster” itu berkulit kasar mirip gajah, berleher panjang, kepala kecil dengan dua sirip pendek yang lebar menyerupai kaki. Makhluk itu kemudian menyelam ke dalam danau.
Bulan Mei 1943, CB Farrel dari Royal Observer Corps (Korps Observer Kerajaan Inggris) dikejutkan dengan penampakan Nessie di Loch Ness. Ia berada pada jarak 225 meter dari sesosok makhluk raksasa bersirip seukuran 9,6 meter dengan leher sepanjang 1,6 meter yang tiba-tiba muncul dari dalam air. Ia melaporkan secara resmi penampakan ini ke London.
Kemudian pada Desember 1954, sonar sebuah kapal nelayan Rival III menangkap citra makhluk raksasa kira-kira 150 meter di bawah kapal mereka di Danau Loch Ness. Citra tersebut muncul selama pelayaran setengah mil, sebelum akhirnya hilang dari pantauan.
Laporan sejenis banyak bermunculan hingga 1963, sampai akhirnya sebuah rekaman kamera amatir menampakkan sosok Nessie dari jarak sekian mil selama beberapa menit.
Foto dan Rekaman
Yang pertama kali mengklaim berhasil memotret Nessie adalah seorang pemuda tak dikenal. Ia mengabadikan gambar bayangan punggung Nessie yang sedang bermain air (1933). Foto ini tak jelas, kecuali siluet hitam berliku dan air yang menyembur.
Foto pertama yang paling menggemparkan dunia adalah buah karya R Kenneth Wilson pada 1934. Dokter ahli bedah ini memang sangat tertarik dengan legenda Nessie. Fotonya ini menjadi salah satu bukti penting tentang Nessie (di zamannya) yang memperlihatkan sosok makhluk berleher panjang, kepala kecil dan sebagian punuk yang menyembul di permukaan danau. Foto ini dikenal dengan kode “Surgeon’s Photo”. Setelah dikaji selama berpuluh tahun, pada 1994, foto ini dinyatakan hanya tipuan dan rekayasa.
Foto lainnya adalah karya Peter A Macnab (1955). Ia memotret bayangan punggung Nessie yang berenang di dekat sebuah kastil di Teluk Urquhart, Danau Loch Ness. Potret ini disimpan untuk diteliti.
Sementara pada 1938, GE Taylor, seorang turis asal Afrika Selatan mengklaim sebuah film tentang Nessie selama 3 menit dalam format film warna 16 mm. Tetapi film ini tak pernah dipublikasikan secara terbuka. Beberapa ilmuwan menganggap ini rekaman asli (walau tidak begitu jelas) dan menjadi bukti ilmiah penting tentang Nessie.
Lalu rekaman gambar yang lain adalah buah karya Tim Dinsdale (1960), seorang insinyur penerbangan. Ia berhasil merekam punuk makhluk raksasa sedang melintasi danau dengan riak air yang bergelora. Namun banyak yang menyangsikan film ini dan menyebutnya sebagai trik tipuan kamera semata. Namun penelitian ilmiah dengan peralatan lebih canggih di tahun 1993 meluruskan bahwa gambar tersebut adalah orisinil!
Beberapa ekspedisi dan penelitian dilakukan di sekitar Danau Loch Ness, namun tak satupun yang berhasil mengungkap misterinya. Bahkan ekspedisi ilmiah yang didanai British Broadcasting Corporation (BBC) pada 2003 juga tak membuahkan hasil. Tak ada yang tahu apakah Nessie ada atau tidak.
Apakah monster ini bersembunyi di bawah rerumputan Danau Loch Ness yang tebal di kedalaman sampai 240 meter? Ini tetap menjadi misteri yang menyelimuti danau sepanjang 37 km dengan lebar 8 km itu.
Monster Loch Ness Muncul Lagi
Belasan ekspedisi ilmiah modern sejak tahun 1967 sampai 2000-an sudah dilakukan di sekitar perairan Danau Loch Ness, namun tak satupun yang membuahkan hasil.
Namun sebuah temuan menggemparkan dipublikasikan pada penghujung Mei dan awal Juni tahun ini, yaitu sebuah rekaman gambar monster Loch Ness yang diabadikan Gordon Holmes.
Gordon Holmes (55 tahun), seorang teknisi laboratorium asal Shipley, Yorkshire, Inggris, mungkin satu-satunya turis yang paling beruntung. Saat berlibur di tepian Danau Loch Ness, ia dikejutkan penampakan monster Loch Ness yang legendaris itu. Holmes berhasil merekam gambar video Nessie tersebut pada 26 Mei 2007 dalam durasi belasan menit.
“Saya hampir tak memercayai mata saya saat melihat riapan air dan benda hitam (jet black thing) sepanjang 14 meteran (45 kaki) itu, bergerak cepat di permukaan air,” kata Holmes, seperti yang dikutip dari AP dan BBC dalam sebuah wawancara.
Holmes menjelaskan, makhluk itu bergerak lurus dengan kecepatan 10 km per jam (6 mil per jam).
Mengenai rekaman gambar ini, Adrian Shine, ahli biologi kelautan di pusat penelitian Loch Ness 2000 di Drumnadrochit, tepian danau tersebut, menyatakan akan meneliti hasil rekaman gambar tersebut.
Walau bersikap skeptis, ia sendiri kagum dengan kualitas citra vidoe tersebut. Karena dari beberapa rekaman gambar yang pernah dibuat tentang Nessie, rekaman Holmes adalah yang terbaik dan terjelas, lengkap dengan background pemandangan yang selaras dengan objek monster Nessie yang bergerak. Begitupun, Shine dan sejumlah ilmuwan lain akan melakukan penelitian intensif terhadap gambar tersebut dan mungkin akan melaporkan hasilnya pada Juli 2007.
Sementara sejumlah ahli lain menganggap rekaman itu bisa saja palsu atau rekayasa, namun melihat kualitas gambarnya yang prima, mereka belum bisa memastikannya. Ada yang menganggap rekaman yang juga sudah disiarkan BBC Skotlandia pada 29 Mei 2007 itu mungkin hanya citra belut raksasa.
Bentuknya memang mirip makhluk legendaris Nessie yang sama dengan sejumlah kecil laporan yang benar dari saksi mata terdahulu. Atau bisa saja spesies makhluk air lain yang belum dikenal. Setidaknya rekaman Holmes kembali membangkitkan antusiasme tentang misteri monster penghuni Danau Loch Ness.
Pasca pemutaran film itu, seorang penulis buku asal Inggris, William Hill, pada 4 Juni 2007, menawarkan hadiah 1 juta poundsterling bagi siapa saja yang bisa menyajikan bukti konklusif tentang keberadaan Nessie untuk Natural History Museum di London!

Selasa, 18 Januari 2011

segala hal tentang diskusi

Cara Menyampaikan Tanggapan Dalam Diskusi

Cara Menyampaikan Tanggapan dan Pertanyaan
Diskusi merupakan suatu bentuk bertukarpikiran yang teratur dan
terarah baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar. Beberapa
pendapat akan muncul dalam diskusi. Pendapat merupakan gagasan,
pikiran, atau ide tentang suatu hal (orang atau peristiwa). Jika Anda
mengajukan pendapat dalam diskusi, Anda harus menyertakan
argumentasi. Argumentasi adalah pemberian alasan, contoh, dan bukti
sehingga peserta diskusi membenarkan pendapat, gagasan, dan sikap.
Anda dapat mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap
pendapat orang lain. Akan tetapi, persetujuan dan penolakan tersebut
harus bersifat objektif dan disertai alasan yang logis.

Contoh kalimat persetujuan pendapat:
Saya sependapat dengan pendapat Saudara bahwa motivasi itu berasal
dari diri sendiri dan didukung oleh dorongan orang-orang sekitar. Hal
terpenting untuk memotivasi diri adalah tetap teguh pendirian dan sabar.

Contoh kalimat penolakan pendapat:
Saya kurang sependapat dengan apa yang Anda sampaikan karena
wirausaha memerlukan modal, bukan hanya kemauan. Kemauan tanpa
ada kemampuan sama saja nol.
Agar Anda mampu mengemukakan pendapat dengan alasan yang
logis, lakukan langkah-langkah berikut.
1. Berpikir kritis dan logis.
2. Menjauhkan emosi dan subjektivitas.
3. Mampu memilih fakta yang sesuai dengan tujuan sehingga dapat
ditarik kesimpulan yang sulit dibantah.
Selain tanggapan, dalam diskusi juga ada berbagai pertanyaan yang
diajukan. Pertanyaan tersebut harus sesuai dengan materi yang dibahas.
Pertanyaan tidak boleh memojokkan orang lain.

Contoh:
Kita mengetahui bangsa Indonesia memiliki keragaman suku dan
budaya. Bagaimana pemerintah memajukan Indonesia dengan beragam
perbedaan kultur dan budaya tersebut?
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika mengemukakan
tanggapan.
1. Cara mengemukakan pertanyaan dan tanggapan.
    a. Pertanyaan dan tanggapan yang dikemukakan berhubungan
        dengan masalah yang sedang dibicarakan.
   b. Pertanyaan dan tanggapan dapat mempercepat pemahaman
        masalah, penemuan sebab, dan pemecahan masalah.
   c. Pertanyaan dan tanggapan tidak mengulangi pendapat yang
        pernah disampaikan peserta lain.
   d. Pertanyaan dan tanggapan disampaikan dengan kata dan
        kalimat yang tepat.
  e. Pertanyaan dan tanggapan disampaikan dengan sikap terbuka
       dan sopan.
  f. Pertanyaan dan tanggapan dapat didukung atau diperjelas
      dengan gerak, mimik, nada suara, tekanan, dan intonasi.
2. Menolak atau menyanggah pendapat orang lain harus mengingat hal
     berikut.
       a. Emosi marah dan prasangka negatif harus dihindari.
       b. Sanggahan harus objektif, logis, dan jujur.
       c. Menunjukkan data, fakta, ilustrasi, contoh, atau perbandingan
           yang dapat meyakinkan peserta lain.
      d. Sanggahan atau penolakan disampaikan secara urut, terperinci,
           teliti, dan tidak berbelit-belit. Dengan demikian, sanggahan
           mudah dimengerti.
      e. Jangan menjelekkan orang lain.

Prinsip Berdiskusi

Prinsip pertama adalah prasangka baik, atau husnuzzhan.  Kalau tidak bersedia untuk berprasangka baik terhadap rekan diskusi, lebih baik saling lempar batu sajalah!  Kita berdiskusi karena kita yakin bahwa orang yang kita ajak diskusi ini memiliki kebenaran yang belum kita ketahui, atau setidaknya proses diskusi itulah yang akan menambah ilmu kita.  Kita tidak berdiskusi untuk mempertahankan pendapat atau mengubah pendapat orang lain.  Jika kita sudah merasa benar, maka jelas kita sudah berbuat salah.

Siapa yang yakin dirinya benar?  Kalaupun berdalil Al-Qur’an dan Al-Hadits, maka siapakah yang haqqul yaqin bahwa penafsirannya benar? 

Diskusi bertujuan untuk membuka mata kita.  Seekor gajah adalah seekor gajah.  Akan tetapi, melihat gajah dari arah depan tentu berbeda dengan arah belakangnya.  Suatu masalah yang sama bisa terlihat berbeda kalau kita mengubah perspektif kita. 

Bayangkanlah seorang sarjana pertambangan yang sedang berdiskusi dengan sarjana ilmu lingkungan.  Sarjana pertambangan itu hendak membangun sebuah fasilitas tambang tembaga, misalnya, namun rencana itu ditolak oleh sang sarjana ilmu lingkungan dengan alasan hal tersebut akan memperparah kerusakan lingkungan.  Kalau masing-masing kubu tidak mau melihat sisi baik dari rekan diskusinya, maka debat ini tidak akan berujung.  Padahal kedua kubu tidak ada yang berniat jelek.  Sarjana pertambangan ingin mengeksploitasi tembaga di daerah tersebut agar Indonesia tidak perlu impor tembaga lagi, sekaligus juga menambah lapangan kerja.  Di sisi lain, sarjana ilmu lingkungan itu pun tidak punya maksud untuk memboikot pemasukan negara atau perluasan tenaga kerja.  Ia hanya prihatin terhadap masalah lingkungan.  Adakah yang salah dalam hal ini?  Tentu tidak.

Prinsip kedua adalah memperhatikan masalah secara objektif.  Dalam hal sarjana pertambangan dan sarjana ilmu lingkungan tadi, masalahnya adalah pada pengolahan limbah yang dikhawatirkan akan merusak lingkungan.  Kalau penambangan tembaga bisa dilakukan tanpa merusak lingkungan, tentu sang sarjana ilmu lingkungan tidak perlu mencak-mencak.  Dengan demikian, yang harus dibicarakan adalah cara-cara untuk menanggulangi dampak buruk dari penambangan tersebut terhadap lingkungan.  Kalau masing-masing hanya ingin saling ngotot dengan keinginannya, bisa dipastikan akan terjadi deadlock.

Dalam masalah tenaga dalam pun sering dialami hambatan objektivitas.  Seringkali, istilah ‘tenaga dalam’ dianggap menyalahi fiqih, padahal pengertiannya sendiri bisa beragam.  Metode yang digunakan bisa sangat berbeda, dan karenanya tidak bisa dipukul rata begitu saja.  Apakah Anda akan menyalahkan orang yang bisa mematahkan baja dengan tangannya hanya dengan bekal berlatih push-up?  Apakah Anda akan menyalahkan orang yang bisa melompat tinggi karena melatih otot-otot kakinya?  Tentu metode-metode semacam ini tidak bisa disalahkan oleh fiqih.  Akan tetapi, kalau istilah yang digunakannya adalah ‘tenaga dalam’, akankah metode-metode ini tetap dianggap sesat?  Seringkali diskusi semacam ini berkutat pada istilah dan malah melupakan esensi masalah yang sedang diperbincangkan.

Prinsip ketiga adalah selalu berbicara dengan bukti, bukan dengan emosi.  Jika Anda mengatakan si A begini dan si B begitu, maka tunjukkanlah buktinya.  Menuduh Harun Yahya meniru kristen fundamentalis adalah sebuah fitnah, kecuali jika Anda bisa menunjukkan buktinya.  Menuduh seseorang berzina adalah sebuah kezaliman, kecuali jika Anda bisa memberikan bukti atau mengedepankan saksi-saksinya.

Prinsip ini harus selalu dipegang demi objektivitas.  Janganlah mengatakan “Semuanya begini begitu….”, tapi katakanlah “Saya sudah meneliti pihak ini dan itu, metode penelitian saya begini dan begitu, dan akhirnya saya menyimpulkan begini dan begitu…”  Jangan membuat suatu klaim tanpa riset terlebih dahulu.  Jika hanya sebagian, maka jangan katakan seluruhnya.  Jika sampel yang kita ambil baru sedikit, jangan gegabah dan melangkah pada generalisasi.  Katakanlah sejujurnya!

Seseorang pernah mengatakan pada saya bahwa Sayyid Quthb itu sesat.  Ketika saya tanya buktinya, ia hanya mengatakan bahwa gurunya lebih tahu.  Seseorang yang lain pernah mengatakan bahwa sebuah perguruan bela diri itu sesat.  Ketika saya tanya tentang apa yang dia tahu perihal metode berlatih, konsep dan penjelasan dari perguruan tersebut, orang itu hanya menggeleng-gelengkan kepala.  Ada pula orang yang mengecam seorang penulis, namun ternyata ia bahkan tidak pernah membaca karya-karya tulis orang yang dicelanya itu.  Orang-orang semacam ini memang tidak pernah hadir di dalam diskusi kecuali sebagai pengacau atau provokator.

Etika Berdiskusi

1. Niat
Hendaknya seorang dai menahan diri untuk tidak berdiskusi, jika ia
tidak yakin bahwa motivasinya karena Allah Swt semata. Hendaklah ia
tidak mempunyai maksud untuk menunjukkan kepandaian dan keluasan
wawasannya dalam setiap perbincangan; atau mengangkat dirinya atas
orang lain dengan meremehkan lawan bicara; atau membanggakan diri
untuk mendapatkan sanjungan. Semua itu dapat menghapus pahala amalnya
di sisi Allah Swt dan merusak citranya di mata masyarakat.

Diriwayatkan bahwa ada seorang anak yang bertanya kepada bapaknya,
"Ayah, ananda melihat ayah melarang kami berdebat, padahal dahulu ayah
pendebat ulung." Sang bapak menjawab, "Wahai anakku, dahulu kami
berdebat dengan perasaan was-was yang amat sangat kalau-kalau kami
mengalahkan lawan bicara. Sedangkan kini, kalian berdebat dengan rasa
cemas jangan-jangan tergelincir lantas dikalahkan oleh lawan bicara. "

Perlu ditegaskan bahwa pelaku diskusi harus berhenti, jika ia
mendapati bahwa dirinya telah berubah dari tujuan semula; telah masuk
ke dalam suasana permusuhan dan pertentangan. Sabda Rasulullah Saw,
"Sesungguhnya larangan yang pertama ditujukan kepadaku setelah
penyembahan berhala adalah perdebatan (yang dibarengi dengan
permusuhan)) .. Rasulullah Saw bersabda, Sesungguhnya saya berikan
jaminan dengan sebuah rumah di tengah-tengah surga bagi orang yang
meninggalkan perdebatan, padahal sesungguhnya ia adalah pihak yang
benar. Juga sebuah rumah di sekitarnya bagi orang yang meninggalkan
perdebatan, sementara ia berada di pihak yang salah."

2. Situasi yang Kondusif
Seorang pelaku diskusi hendaklah melihat situasi sebelum berdiskusi;
apakah cocok untuk melakukan diskusi atau tidak. Situasi yang
melingkupi kita menyangkut tiga macam, yaitu tempat, waktu, dan
manusianya. Ungkapan klasik menyatakan, "Tidak setiap yang diketahui
itu harus diucapkan. Setiap posisi sosial memiliki kata-katanya
sendiri."

3. Ilmu
Janganlah memperbincangkan suatu tema yang engkau sendiri tidak
mengerti dengan baik dan janganlah engkau membela suatu pemikiran
manakala kamu tidak yakin dengan pemikiran tersebut. Bashirah
(pengetahuan yang dalam) yang diisyaratkan dalam Al Quran berfungsi
sebagai perlindungan bagi dai untuk tidak berbicara tanpa ilmu dan
menahan dirinya dari usaha membantah argumentasi orang lain tanpa ia
sendiri mempelajari tema pembicaraan.
Rasulullah Saw bersabda, "Janganlah kamu mencari ilmu untuk berbangga
jadi ulama, merendahkan orang-orang bodoh, dan agar orang lain
berpaling kepadamu. Barangsiapa melakukan untuk itu, ia di neraka"
(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

4. Manusia itu Beragam
Kemampuan otak manusia, tingkat pemahaman, dan keluasan wawasannya,
sangat berbeda-beda. Argumentasi yang bisa dipahami oleh Zaid, belum
tentu dapat dipahami oleh Amar. Pembicara yang baik adalah pembicara
yang memahami dengan siapa ia berbicara, lalu ia dapat menentukan
metode yang dianggap sesuai untuknya.

Salah satu cara untuk mengetahui tingkatan lawan bicara adalah dengan
melontarkan pertanyaan netral kepadanya yang mengesankan adanya
kesamaan pemikiran antara Anda, pembicara, dengannya. Dengan begitu,
Anda dapat mengukur kedalaman pengetahuannya tanpa menyinggung
perasaannya.

5. Jangan Mendominasi Pembicaraan
Pelaku diskusi atau pembicara secaara umum, tidak boleh mendominasi
pembicaraan; yakni tidak memberikan kepada pihak lain peluang
berbicara. Tetapi cegahlah ia berbicara yang bertele-tele, sehingga
keluar dari konteksnya. Mendominasi pembicaraan sama halnya dengan
serakah dalam urusan makan. Semua itu merupakan sikap tercela.

6. Mendengarkan dengan Baik
Pembicara yang baik adalah pendengar yang baik, karenanya jadilah
pendengar yang baik. Janganlah engkau memotong pembicaraan orang lain.
Sebaliknya, perhatikan ia sebagaimana engkau sendiri juga senang jika
orang lain memperhatikanmu. Ketahuilah bahwa kebanyakan orang
–sebenarnya- lebih menghormati pendengar yang baik daripada pembicara
yang baik.

Kadang-kadang ada situasi tatkala engkau mendengarkan suatu
pembicaraan, engkau melihat ada beberapa hal yang harus dievaluasi,
dikomentari, diluruskan, atau diperjelas dari pembicaraan itu. Tentu
saja sangat bermanfaat jika di tanganmu tersedia alat tulis dan kertas
untuk membuat catatan. Jika giliranmu untuk berbicara tiba, engkau
dapat menyampaikan catatanmu itu tanpa ada yang terlewatkaan. Sikap
seperti ini jauh lebih utama daripada jika engkau memutuskan benang
pikiran orang lain yang tengah diurai, yang akhirnya hanya merugikan
dirimu sendiri.

7. Perhatikan Diri Sendiri
Ketika engkau tengah berbicara, perhatikanlah dirimu sendiri; apakah
engkau berbicara terlalu keras? Ingatlah nasihat Lukman kepada
puteranya, "Dan sederhanakanlah engkau dalam berjalan dan lunakkan
suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai.".

Perhatikanlah dirimu: apakah engkau merasa lebih berilmu? Apakah
'perasaan lebih' itu tampak pada raut muka, tutur kata, atau gerakan
tanganmu? Jika engkau merasakannya, ubahlah segera caramu itu. Jika
merasa ada yang salah, segeralah minta maaf. Janganlah engkau
mengikuti emosimu, sehingga engkau mengubah diri dari seorang kawan
diskusi menjadi seorang penceramah. Karena bisa saja dari mulut
seseorang keluar kata-kata kasar, ungkapan pedas, kalimat yang
mengesankan dirinya seorang guru, pemberi petuah, sok merasa besar,
dan semisalnya yang dapat melahirkan dampak negatif bagi diskusi yang
dilakukannya.

8. Kejelasan
Tegasnya ungkapan, fasihnya lisan, dan bagusnya penjelasan adalah
sebagian dari pilar-pilar penopang diskusi dan dialog yang produktif.

Rasulullah Saw bersabda, "Dan sesungguhnya orang yang paling aku benci
dan paling jauh mejelisnya dariku pada hari kiamat adalah orang-orang
yang berlebihan dalam berbicara, yang suka mengungguli orang lain
dengan perkataannya, dan yang menunjuk-nunjukkan mulut besarnya dengan
omongan untuk menampakkan kelebihan di hadapan orang lain." (HR. Ahmad
dan Tirmidzi).

Suatu isyarat yang tepat bisa lebih berguna dari uraian dan penjelasan
panjang lebar. Tindakan ini sekaligus berguna untuk mengoreksi
kesalahan yang diperbuat orang lain tanpa membuat mereka tersinggung.
Itulah yang pernah dilakukan oleh dua cucu Rasulullah Saw, Hasan dan
Husain, ketika melihat seseorang yang kurang benar dalam berwudhu.
Sementara rasa malu kepada orang itu menghalangi mereka untuk
mengingatkannya secara terus terang. Keduannya (Hasan dan Husein) pun
bermusyawarah, lalu bersepakat mendatanginya dan meminta kepadanya
untuk menilai mereka berdua, mana yang lebih benar wudhunya. Orang itu
lalu melihat secara cermat dan menilai wudhunya Hasan dan Husein.
Setelah itu, sadarlah dia bahwa selama ini ia tidak bisa berwudhu
dengan baik seperti wudhunya Hasan dan Husein. Inilah yang dimaksud
dengan bayan (kejelasan).

9. Penggunaan Ilustrasi
Pelaku diskusi yang cerdik adalah mereka yang pandai membuat ilustrasi
guna melengkapi dan memperjelas setiap uraian pembicaraannya. Imam
Ghazali pernah membuat ilustrasi untuk orang yang mencegah kemungkaran
dengan kekerasan. Mereka seperti orang yang ingin menghilangkan bercak
darah dengan air kencing. Cara mencegah kemungkaran seperti itu adalah
bentuk kemungkaran yang lain, bahkan bobot kemungkarannya lebih besar
daripada kemungkaran yang diberantas. Kedua-duanya sama-sama najis,
tetapi najisnya air kencing lebih berat.

10. Memperhatikan Titik-Titik Persamaan
Ketika seorang dai berbicara, hendaklah ia memulai pembicaraan dengan
mengungkap titik-titik persamaan yang ada. Hal-hal yang asiomatik.

Dale Carnagie mengatakan, "Buatlah lawan bicaramu sepakat ataas
contoh-contoh yang engkau lontarkan kepadanya dan biarkan ia menjawab
dengan kata 'ya'. Jauhkanlah –sebisa mungkin- antara dia dengan kata
'tidak'. Karena kata 'tidak' merupakan rintangan yang sulit diatasi
daan sulit dikalahkan. Seseorang yang telah berkata 'tidak',
kesombongan akan memaksanya untuk senantiasa membela diri. Kata
'tidak' itu sebenarnya lebih dari sekedar kata yang terdiri dari
beberapa huruf. Ketika seseorang berkata 'tidak', maka urat saraf dan
emosinya terangsang untuk mendukung sikap penolakannya. Berbeda dengan
kaata 'ya', yang sama sekali tidak membebani gerak jasmani."

Dikisahkan, bahwa Socrates, seorang ahli hikmah dan filosof Yunani
yang terkenal, juga mengikuti cara ini. Ia memulai diskusinya dengan
orang lain dari titik-titik persamaan di antara mereka berdua. Ia
bertanya kepada lawan bicaranya dengan pertanyaan-pertanya an yang
tidak membutuhkan jawaban, kecuali kata 'ya'. Demikianlah Socraates
terus mendapatkan jawaban 'ya' secara beruntun, sehingga lawan bicara
menyadari bahwa dirinya telah menyetujui suatu ide yang beberapa saat
sebelumnya ditolaknya mentah-mentah.

11. Saya Tidak Tahu
Apabila lawan diskusimu mengemukakan sesuatu pembicaraan yang engkau
tidak memahaminya, janganlah engkau malu untuk bertanya dan meminta
penjelasan. Karena apabila engkau diam, engkau akan rugi, akan
dikatakan sebagai orang bodoh atau orang yang berusaha menutupi
kebodohannya. Ketahuilah bahwa banyak pemimpin besar umat yang tidak
malu mengatakan, "Saya tidak tahu!" Ia menjauh dari berfatwa tanpa
pengetahuan yang cukup tentang masalah yang difatwakan.

12. Tidak Fanatik dan Mengakui Kesalahan
Sikap fanatik dalah sikap tetap tidak menerima kebenaran setelah
adanya kejelasan dalil. Seorang muslim adalah pencari kebenaran. Ia
tidak fanatik kepada individu, kelompok, atau paham tertentu.
Berpijaklah di atas kebenaran di manapun kebenaran itu berada.

Mengakui kesalahan –setelah tidak mengakuinya di awal pembicaraan-
dapat menarik simpati dan penghargaan dari lawan bicara. Berbeda
halnya jika ia bergeming dengan kesalahannya, hal ini bisa
menghilangkan rasa hormat dari orang lain, juga dari dirinya sendiri.

13. Jujur dan Kembali ke Sumber Rujukan
Hormatilah kebenaran. Jadilah orang yang jujur ketika menyampaikannya.
Janganlah engkau memotong ungkapan, sehingga mengubah konteksnya atau
mencabut daari relevansinya dengan memberikan penafsiran sesuai dengan
keinginanmu. Di antara cara menghormati kebenaran adalah engkau tidak
berargumentasi dengan mengutip pendapat orang yang tidak bisa
dipercaya ilmu dan kejujurannya.

14. Menghormati Pihak Lain
Umar bin Khattab r.a berkata, Jangan sekali-kali engkau berprasangka
terhaadap kata-kata saudaramu seiman selain dengan kebaikan, selama
engkau dapati pada kata-kata itu peluang kepada kebaikan.

Diantara wasiat Rasululah Saw adalah, Seorang muslim adalam saudara
bagi muslim (yang lain). Karenanya ia tidak menzhalimi, tidak
meninggalkan, tidak merendahkan, dan tidak menghinakan. Cukuplah
seseorang disebut buruk lantaran merendahkan saudara muslim yang lain.

15. Pemikiran dan Pemiliknya
Dalam suatu diskusi, sebaiknya yang dibahas, dianalisis, dikritik, dan
disanggah adalah pemikirannya, bukan pemilik pemikiran itu. Hal itu
untuk menghindari berubahnya forum diskusi menjadi forum percekcokan
yang disertai dengan caci maki atau berubah dari forum diskusi
pemikiran menjadi forum perseteruan fisik oleh individu-individu yang
ada.

16. Yang Lebih Baik
"Berdebat dengan cara yang baik" itu artinya engkau tidak bersikap
apriori terhadap pendapat lawan bicaramu dan menunjukkan penghargaan
kepadanya, meskipun pendapat itu barangkali bertentangan dengan
pikiranmu.

17. Menyerang dan Mematahkan
Metode menyerang dalam berdiskusi, meskipun dengan argumentasi yang
kuat dan dalil yang nyata, dapat menimbulkan kebencian bagi orang
lain. Hal itu karena mendapatkan simpati hati, sebenarnya lebih
penting daripada mendapatkan perubahan sikap tetapi tidak berangkat
dari hati yang tulus. Adapun jika engkau bersikap lemah lembut, ia
akan merasa puas dengan pendapatmu, cepat atau lambat.

18. Perbedaan Pendapat dan Kasih Sayang
Perbedaan pendapat, sampai pun antarkawan dan sahabat, sering sampai
menghapuskan rasa cinta dan kasih sayang. Waspadalah untuk tidak jatuh
ke dalamnya. Perdebatan atau perbincangan, atau diskusi pada umumnya
berpengaruh terhadap perasaan dan hati. Ingatlah hal ini tatkala
engkau tengah berbicara dengan seseorang. Janganlah engkau tunjukkan
sikap permusuhan kepada seseorang.

19. Jangan Marah
Jika lawan bicaramu tidak setuju dengan pendapatmu, jangan terburu
marah. Janganlah engkau coba memaksakan semua orang untuk mengiyakan
apa yang engkau anggap benar.

20. Ketika Logika Tak Lagi Berarti
Kadang-kadang, ketika engkau memulai diskusi, rasa permusuhan telah
menguasai salah satu dari kedua belah pihak. Dalam keadaan demikian,
apabila pihak yang menghadapinya dengan sikap yang baik, niscaya
permusuhan itu akan berubah menjadi persahabatan dan kebencian berubah
menjadi kasih sayang. Nasihat ini berguna bagi para orang tua yang
suka mencela, para suami yang cerewet, para guru yang berhati batu,
dan para pemimpin yang tengah marah.

21. Jangan Menggunakan Kata Ganti Orang Pertama
Sebaiknya seorang dai tidak menggunakan kata ganti orang pertama dalam
berbicara, seperti "Saya telah berbuat demikian", atau "Saya senang
menjelaskan masalah ini" atau 'Pendapatku dalam masalah ini adalah
demikian." Sebaiknya pula ia menjauhi penggunaan kata ganti orang
pertama jamak. Misalnya, "Pengalaman kami membuktikan yang demikian.
Apabila kami mempelajari masalah yang diperselisihkan, tampak bagi
kami hal-hal berikut ini."

Mengapa semua itu harus dihindari? Karena apabila hal itu digunakan
ketika berbicara, dikhawatirkan dapat menyeret pembicara –baik
disadari maupun tidak- kepada sikap memuji diri sendiri dan
menonjol-nonjolkan pengalaman dan keluasan wawasannya. Ini berarti
kejatuhan di awal langkah yang dapat merusak niat.

Sebagai gantinya, berbicaralah dengan menggunakan pola ungkapan yang
tidak langsung menisbatkan pengetahuan kepada pembicara dan yang
menimbulkan kesan objektif, seperti, "Agaknya para peneliti telah
membuktikan adanya..." atau "Pengalaman para pakar di lapangan dakwah
menunjukkan akan kebenaran orang yang mengatakan.. .," atau "Seorang
dai yang telah malang melintang di dunia dakwah memberi komentar
terhadap masalah yang kita hadapi...dan patut kita mengambil pelajaran
darinya."

22. Jangan Keraskan Suaramu
Orang yang tengah berdialog sebaiknya tidak mengeraskan suaranya lebih
dari yang dibutuhkan oleh pendengar, karena suaraa yang keras itu
jelek dan menyakitkan. Pelaku dialog bukanlah seorang orator yang
terkadang –pada saat-saat tertentu- dituntut harus mengeraskan
suaranya. Perlu diingatkan pula, bahwa kerasnya suara sama sekali
tidak dapat menguatkan suatu argumentasi.
(1) Diskusi Kelompok,
Yaitu diskusi yang terdiri atas beberapa kelompok orang, dan masing-masing kelompok mempunyai seorang ketua dan notulis. Tidak ada pendengar.

(2) Diskusi Panel,
Ialah diskusi yang terdiri atas seorang pemimpin, sejumlah peserta, dan beberapa pendengar. Dalam jenis diskusi ini tempat duduk diatur sedemikian rupa sehingga pendengar dapat mengikuti jalannya diskusi dengan seksama. Setelah berlangsung tanya jawab antara pemimpin dan peserta, peserta dan pendengar, pemimpin merangkum hasil tanya-jawab atau pembicaraan, kemudian mengajak pendengar ikut mendiskusikan masalah tersebut sekitar separuh dari waktu yang tersedia

(3) Seminar
Adalah pertemuan berkala yang biasanya diselenggarakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka melaporkan hasil penelitiannya, dan umumnya di bawah bimbingan seorang dosen atau ahli. Tujuan diskusi jenis ini tidak untuk memutuskan sesuatu. Seminar dapat bersifat tertutup atau terbuka. Yang terakhir dapat dihadiri oleh umum, tetapi mereka tidak ikut berdiskusi, melainkan hanya bertindak sebagai peninjau. Untuk menyelenggarakan seminar harus dibentuk sebuah panitia. Pembicara yang ditentukan sebelumnya, umumnya menguraikan gagasan atau topiknya dalam bentuk kertas kerja.

(4) Simposium
Ialah pertemuan ilmiah untuk mengetengahkan atau membandingkan berbagai pendapat atau sikap mengenai suatu masalah yang diajukan oleh sebuah panitia. Uraian pendapat dalam simposium ini diajukan lewat kertas kerja yang dinamakan prasaran. Dan beberapa prasaran yang disampaikan dalam simposioum harus berhubungan. Orang yang mengajukan prasaran, yang dinamakan pemrasaran, berkewajiban
(1) Membuat makalah atau prasaran,
(2) Menepati waktu yang diberikan,
(3) Menjawab setiap pertanyaan dengan singkat dan tepat.
Persiapan-persiapan yang perlu untuk menyelenggarakan simposium, yaitu:
(1) Memilih dan merumuskan masalah,
(2) Menetapkan tujuan,
(3) Menempatkan pembicara berdasarkan sumbangannya dalam mencapai tujuan,
(4) Menetapkan pemimpin,
(5) Menjelaskan kepada pemimpin dan pembicara tentang tujuan      simposium, waktu yang tersedia, dan tata cara yang berlaku.

(5) Konferensi
Adalah pertemuan yang diselenggarakan oleh suatu organisasi atau badan resmi sehubungan dengan masalah tertentu. Jika konferensi hanya bertujuan menyampaikan hasil keputusan suatu organisasi atau badan pemerintah mengenai suatu masalah maka hal tersebut dinamakan dengar pendapat atau jumpa pers.

Pengertian Diskusi

a. Diskusi adalah salah satuu bentuk kegiatan yang dilaksanakan dalam bimbingan. kegiatan diskusi merupakan kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan lebih dari satu individu. Kegiatan diskusi ini dapat menjadi alternatif dalam individu untuk memecahkan masalah.

b. Moh Surya (1975:107) mendefinisikan diskusi sebagai proses bimbingan dimana murid-murid akan mendapat suatu kesempatan untuk menyumbangkan pikiran masing-masing dan memecahkan masalah bersama.

c. Moh. Uzer Usman (2005:94) menyatakan bahwa diskusi adalah suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan atau pemecahan masalah.

d. Diskusi adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang  atau lebih.

e. Pengertian umum diskusi adalah membicarakan suatu masalah oleh para peserta diskusi dengan tujuan untuk menemukan pemecahan masalah yang paling baik berdasarkan berbagai masukan.

Jumat, 07 Januari 2011

avenged sevenfold-a little piece of heaven

Before the story begins, is it such a sin,
for me to take what's mine, until the end of time
We were more than friends, before the story ends,
And I will take what's mine, create what God would never design

Our love had been so strong for far too long,
I was weak with fear that
something would go wrong,
before the possibilities came true,
I took all possibility from you

Almost laughed myself to tears,
(ha hahahahaha)
conjuring her deepest fears
(come here you fucking bitch)

Must have stabbed her fifty fucking times,
I can't believe it,
Ripped her heart out right before her eyes,
Eyes over easy, eat it, eat it, eat it

She was never this good in bed even when she was sleeping
now she's just so perfect I've never been quite so fucking deep in
it goes on and on and on,
I can keep you looking young and preserved forever,
with a fountain to spray on your youth whenever

’Cause I really always knew that my little crime
would be cold that's why I got a heater for your thighs
and I know, I know it's not your time
but bye, bye
and a word to the wise when the fire dies
you think it's over but it's just begun
but baby don't cry

You had my heart, at least for the most part
’cause everybody's gotta die sometime,
We fell apart, let's make a new start
’cause everybody's gotta die sometime, yeah
but baby don't cry

Now possibilities I'd never considered,
are occurring the likes of which I'd never heard,
Now an angry soul comes back from beyond the grave,
to repossess a body with which I'd misbehaved

Smiling right from ear to ear
Almost laughed herself to tears

Must have stabbed him fifty fucking times
I can't believe it
Ripped his heart out right before his eyes
Eyes over easy, eat it, eat it, eat it

Now that it's done I realize the error of my ways
I must venture back to apologize from somewhere far beyond the grave

I gotta make up for what I've done
’Cause I was all up in a piece of heaven
while you burned in hell, no peace forever

’Cause I really always knew that my little crime
would be cold that's why I got a heater for your thighs
and I know, I know it's not your time
but bye, bye
and a word to the wise when the fire dies
you think it's over but it's just begun
but baby don't cry

You had my heart, at least for the most part
’Cause everybody's gotta die sometime,
We fell apart, let's make a new start
’Cause everybody's gotta die sometime, yeah
But baby don't cry

I will suffer for so long
(What will you do, not long enough)
To make it up to you
(I pray to God that you do)
I'll do whatever you want me to do
(Well then I’ll grant you one chance) *
And if it's not enough
(If it’s not enough, If it’s not enough)
If it's not enough
(Not enough)
Try again
(Try again)
And again
(And again)
Over and over again

We’re coming back, coming back
We’ll live forever, live forever
Let’s have wedding, have a wedding
Let’s start the killing, start the killing

Do you take this man in death for the rest of your unnatural life?
Yes, I do
Do you take this woman in death for the rest of your unnatural life?
I do
I now pronounce you

’Cause I really always knew that my little crime
would be cold that's why I got a heater for your thighs
and I know, I know it's not your time
but bye, bye
And a word to the wise when the fire dies
you think it's over but it's just begun
but baby don't cry

You had my heart, at least for the most part
’Cause everybody's gotta die sometime,
We fell apart, let's make a new start
’Cause everybody's gotta die sometime, yeah
But baby don't cry